Partai Pelita Dideklarasikan, Din Syamsuddin: Sejumlah Tokoh Siap Bergabung

Nasional

NOTULA – Partai Pelita resmi dideklarasikan di Jakarta, Senin (29/2/22), setelah mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari Kemenkumham sebagai partai politik.

Kepada wartawan, Ketua Majelis Permusyawaratan Partai (MPP), Din Syamsuddin, banyak tokoh nasional akan bergabung, di antaranya para purnawirawan TNI-Polri hingga lintas Ormas. Namun ia enggan menyebut nama-nama tokoh yang dimaksud.

“Nama-nama belum bisa disebut. Alhamdulillah sahabat-sahabat baik saya dari berbagai kalangan memberi dukungan, minimal doa dan restu. Ada yang mengatakan mendukung dari luar, dari belakang, dan ada yang insya Allah bergabung,” katanya.

Dia Kembali menegaskan, yang bergabung di Pelita bukan hanya dari kalangan purnawirawan TNI-Polri, berbagai kalangan, tokoh-tokoh Ormas, kaum profesional, perempuan.

“Tapi yang senior di MPP yang milenial di DPP Pelita,” imbuhnya, seperti dikutip dari rmol.id.

Ditanya soal kedekatannya dengan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, dan Partai Pelita dikait-kaitkan dengan Gatot, menurut Din, pada waktunya akan disampaikan siapa saja tokoh yang bergabung.

“Nanti pada waktunya, insya Allah kalau Partai Pelita mendapat dukungan rakyat, dan dapat ikut serta mencalonkan presiden, kita akan saring dari putra-putri terbaik bangsa. Yang sudah muncul di survei-survei, why not, kenapa tidak ya?” katanya.

Partai yang dideklarasikan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu dipimpin mantan President Pemuda Asia-Afrika yang juga mantan Ketum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Deklarasi digelar di Gedung Joang ’45, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat.

Di struktur partai ini, Din menempati posisi sebagai Ketua Majelis Penasihat Partai (MPP). Setelah deklarasi, Partai Pelita menggelar acara lanjutan, syukuran dan perkenalan, digelar di tempat berbeda.

“Syukuran dan perkenalan digelar Hotel Santika Premiere, Jalan KS Tubun No 7, Slipi, Jakarta Barat, pukul 14.00-15.30 WIB,” katanya.