NOTULA – Ramadhan merupakan bulan terbaik untuk intropeksi diri, di mana umat muslim diwajibkan oleh Allah SWT untuk menahan diri dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa.

Hal itu tentu mengandung maksud menumbuhkan kesadaran dan keinsyafan umat dalam rangka memperbaiki diri dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Demikian disampaikan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, saat sambutan silahturahmi TNI dan Polri, dalam rangka Safari Ramadhan 1440 H di Hanggar Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (11/5).

Hadi Tjahjanto juga mengatakan, dengan adanya bulan suci ini semoga persaudaraan kembali terjalin erat dan dengan melaksanakan ibadah puasa sesama anak bangsa saling memaafkan dan kembali merajut silaturahmi yang sedikit renggang akibat perbedaan pilihan.

“Semoga ibadah suci yang penuh barokah ini mendapatkan rahmat dan ridho Allah SWT sehingga kita menjadi orang-orang yang bertakwa, amiin ya robal alamin,” ujarnya.

Selanjutnya panglima menyampaikan, kekayaan keanekaragaman yang ada pada bangsa Indonesia seyogyanya menjadi kekuatan.

“Potensi itu akan sangat kuat apabila kita menyadarinya dan berupaya untuk mengolahnya mejadi sebuah keunggulan,” imbuh mantan Kepala Staf Angkatan Udara ini.

Hadi menegaskan bahwa keberagaman dan kebhinekaan itu seharusnya disyukuri karena akan menjadikan Indonesia negara kuat melebihi negara lain di dunia dengan kekayaan yang dimilikinya.

“Kepada seluruh masyarakat, prajurit TNI dan Polri, para ulama untuk menjadi pemersatu bangsa, marilah menjadi pembawa energi positif bagi lingkungan sekitar kita,” harapnya.

Hadi juga menyatakan bahwa Sulawesi Selatan khususnya kota Makassar merupakan barometer stabilitas di kawasan Indonesia tengah.

“Karenanya, TNI dan Polri sebagai aparat negara harus ekstra waspada dan bijak dalam menghadapi situasi paska Pemilu,” tegasnya.

“TNI dan Polri memang tidak berpolitik praktis, namun demikian para prajurit TNI dan Polri beserta keluarga harus memiliki kesadaran demokrasi dan menjadi pelopor dalam bersikap menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkasnya.