Pakar Hukum Tak Yakin Andi Arief Melanggar Hukum

Nasional

NOTULA – Dugaan keterlibatan Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief, turut menyebarkan hoax dipertanyakan. Dalam kicauannya Andi hanya mengimbau KPU untuk mengecek kebenaran kabar 7 kontainer berisi surat suara tercoblos.

Sebab itu pakar hukum pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar, memprediksi, sulit memasukan pelanggaran pasal kepada Andri Arief.

“Soal Andi Arief, apakah itu hoax? Baik itu UU ITE maupun KUHP, agak sulit mengkualifikasikan pelanggarannya,” kata Fickar, di Gado-Gado Boplo, Jakarta, Jumat (4/1).

Menurut dia, kemungkinan pelanggarannya ada di UU Pemilu atau Peraturan KPU terkait indikasi telah mengganggu Pemilu.

“Kalau mau dijerat hukum, bagi saya agak sulit. Saya yakin kalau masuk ke pengadilan pasti lolos itu,” imbuhnya.

Sebab itu, menurut Fickar, besar kemungkinannya umpatan Andi Arief ini hanya bersifat politik, jadi juga harus diantisipasi secara politik.

“Pesan politik yang disampaikan dia ini sudah masuk, jadi harus dilawan juga dengan politik,” pungkas Fickar, seperti dikutip dari rmol.co.