PA 212 Senang Prabowo Kunjungi Ulama, Tapi Belum Kepikiran Beri Dukungan

Nasional

NOTULA – Safari Idul Fitri dilakukan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dengan bersilaturahmi ke ulama-ulama.Meski begitu belum bisa menarik perhatian Persaudaraan Alumni (PA) 212 untuk memberikan dukungan di Pilpres 2024 nanti.

Sekretaris Majelis Syuro PA 212, Ustaz Slamet Ma’arif, mengaku senang saat Prabowo yang merupakan Menteri Pertahanan, bersilaturahmi ke para ulama, meski belum mengunjungi Habib Rizieq Shihab (HRS) yang saat ini sedang menjalani pidana penjara.

“Ikut seneng aja dah yang silaturahmi dengan ulama,” tukas Slamet, seperti dikutip dari rmol.id, Kamis (5/5/22).

Disinggung apakah akan kembali memberi dukungan kepada Prabowo bila kembali maju sebagai calon presiden (Capres) di Pilpres 2024, Slamet mengaku pihaknya belum kepikiran.

“Dukung (di Pilpres 2024)? Belum kepikiran,” pungkasnya.

Pendukung Dipenjara

Sementara itu, Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, mempertanyakan siapa sosok konsultan politik Prabowo. Karena Prabowo dianggap melakukan hal yang sama seperti saat menjadi Capres di Pilpres 2019 lalu.

“Mas Bowo (Prabowo) dekati ulama. Hal itu bagus-bagus saja untuk minta nasehat dan doa para ulama sebagai pengawal moral dan spiritual,” jelas Muslim Arbi.

“Tapi, dari sisi politis, Prabowo keliru kalau masih menggunakan taktik yang sama untuk dulang dukungan suara umat,” tegasnya.

Menurut Muslim, ulama-ulama akan kapok dengan Prabowo, karena setelah didukung, Prabowo malah masuk ke lingkaran Istana. Dan para ulama yang mendukungnya kala itu malah masuk penjara, dan dianggap angin lalu oleh Prabowo.

“Jadi langkah politis Bowo dekati ulama untuk Pilpres 2024 nanti tidak efektif lagi. Banyak ulama dan tokoh-tokoh umat dan umat tidak akan dukung lagi. Langkah Bowo itu mubazir saja ya,” pungkasnya.