OTT Masih Menjadi Primadona KPK

Nasional

NOTULA – Hingga kini operasi tangkap tangan (OTT) masih menjadi pintu utama Komisi Pemberantasan Korupsi dalam melakukan pemberantasan kejahatan rasuah di Indonesia.

Penegasan itu diungkapkan Jurubicara KPK, Febri Diansyah, kepada wartawan di Jakarta, Senin (17/12).

Dia mencontohkan salah satunya dalam OTT kepada Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan, di mana KPK hanya menemukan sedikit barang bukti.

“Saat itu KPK baru mengamankan uang Rp 600 juta pada saat OTT dilakukan 26 Juli 2018 lalu,” jelas Febri.

Zainudin terjaring OTT KPK dalam kasus korupsi pelaksanaan proyek infrastruktur di Pemkab Lampung Selatan. Saat ini, dia sudah dalam tahap penuntutan dan siap disidangkan.

Febri menjelaskan bahwa berawal dari OTT itu, penyidik KPK juga menemukan dugaan-dugaan rasuah lain oleh Zainudin. Termasuk penambahan alat bukti.

“Telah ditemukan dugaan penerimaan suap, gratifikasi dan keuntungan yang tidak semestinya yang berjumlah sekitar Rp 106 miliar,” tukasnya.