OTT di Kementerian PUPR Terkait Proyek Air Minum

Nasional

NOTULA – Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait pengerjaan proyek air minum.

Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarif, mengatakan, hingga kini penyidik masih mendalami apakah kasus tersebut berkaitan dengan penyediaan air minum tanggap bencana.

“Sedang kami dalami keterkaitan dengan proyek sistem penyediaan air minum untuk tanggap bencana,” tuturnya kepada wartawan, Jumat (28/12) malam.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam OTT kali ini Tim KPK berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 500 juta dan SGD 25.000.

“Selain itu juga ada satu kardus uang yang saat ini sedang dihitung,” kata Laode.

Seperti dikutip dari rmol.co, saat ini penyidik juga masih memeriksa pihak-pihak yang diamankan sebanyak 20 orang tadi.

Soal hasil pemeriksaan, tambah dia, akan disampaikan dalam waktu 24 jam ke depan.