OTT di Kemenpora, KPK Tetapkan Lima Tersangka

Nasional

NOTULA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat dengan menetapkan lima tersangka terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, menegaskan, penetapan kelima tersangka diputuskan setelah dilakukan pemeriksaan intensif kepada para pelaku dan saksi.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan dipenuhinya alat bukti permulaan, kami meningkatkan pada penyidik dan menetapkan lima orang tersangka,” jelas Saut, di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (19/12).

Seperti diberitakan sebelumnya, KPK melakukan operasi senyap tangkap tangan dengan mengamankan sembilan orang dan uang ratusan juta rupiah. Diduga, OTT ini terkait suap penyaluran dana hibah kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Saut mengatakan, dari lima tersangka, tiga di antaranya merupakan penerima suap, yakni Deputi IV Kemenpora, Mulyana, PPK Kemenpora, Adhi Purnama, dan Staf Kemenpora, Eko Triyanto.

Sedang pihak yang diduga memberikan suap adalah Sekretaris Jenderal KONI, Ending Fuad Hamidy, dan Bendahara Umum KONI, Jhoni E Awuy.

“Alat bukti yang diamankan KPK berupa uang tunai senilai Rp 318 juta, buku tabungan dan ATM dengan saldo sekitar Rp 100 juta, satu unit mobil Chevrolet dan bingkisan uang tunai di KONI senilai Rp 7 miliar,” pungkas Saut.