Oppo Art Jakarta 2020 Digelar Virtual

Gadget, Tekno

NOTULA – Akibat pandemi Covid-19, seluruh dunia harus melakukan berbagai tindakan darurat dan pembatasan. Semua itu menimbulkan masalah multidimensi di tingkat global. Kondisi serba tidak ideal itu mendorong penyelenggara acara Art Jakarta tahun ini ditunda tahun depan.

Art Jakarta memasuki masa penyelenggaraan tahun ke-12 dan telah membuktikan bahwa kerjasama dan kebersamaan para pelaku dalam ekosistem seni rupa di Indonesia khususnya, menjadi bagian dari kekuatan dan alasan utama keberadaan Art Jakarta.

“Inilah yang mendorong kami untuk optimis dan mencari cara agar hubungan kerjasama ekosistem seni rupa di Indonesia dan Asia Tenggara tetap berlangsung,” jelas Enin Supriyanto, Direktur Artistik Art Jakarta, seperti dikutip dari laman remi Oppo.

Di sisi lain, segala keterbatasan karena pandemi, menjadikan masyarakat beradaptasi dan memanfaatkan berbagai cara untuk menjaga jaringan komunikasi dan solidaritas dengan mengandalkan saluran media informasi digital melalui internet.

“Sebagai penyelenggara international art fair, Art Jakarta memiliki kerjasama yang memungkinkan karya-karya seniman kita tampil secara luas. Dengan bantuan teknologi digital berbasis internet, Art Jakarta bisa tetap menjalankan peran ini. Inilah alasan terselenggaranya Oppo Art Jakarta Virtual 2020,” timpal Maulana Indraguna Sutowo, CEO MRA Group.

Oppo Art Jakarta Virtual 2020 merupakan pameran bersama yang diadakan di ruang virtual, sebagai cara menjaga optimisme Bersama, bahwa berbagai kerja dan karya seni rupa tetap bermakna di tengah berbagai pembatasan fisik yang ada saat ini.

Art Jakarta menggunakan teknologi digital dan internet untuk tetap dapat berkomunikasi, menjaga dan memperkuat jaringan, melakukan kerja kreatif, serta tetap menikmati karya seni rupa dengan cara yang berbeda.

“Khusus para seniman Indonesia yang mengalami berbagai kesulitan di masa pandemi, kami berharap Oppo Art Jakarta Virtual 2020 menjadi salah satu cara agar karya-karya mereka terus mendapatkan apresiasi yang pantas dari pencinta seni. Kami percaya semangat seniman Indonesia untuk terus berkarya adalah hal utama bagi keberlangsungan ekosistem seni rupa kita,” ungkap Tom Tandio, Fair Director Art Jakarta.

Art Jakarta bangga, inisiatif ini mendapatkan dukungan dari galeri-galeri seni rupa di Indonesia dan mancanegara. Art Jakarta Gallery akan menampilkan pameran dari 38 galeri seni rupa, di antaranya Andi’s Gallery, Arario Gallery, Art Agenda, JKT Art Seasons, Art Xchange, Artemis Art, ArtSerpong Gallery dan sebagainya.

11 Galeri Internasional

Art Jakarta juga memberi perhatian khusus pada seniman, yang melalui kelompok dan lembaga yang mereka kelola selama ini, telah menjaga dinamika dan memperkuat ekosistem seni rupa Indonesia. Seperti pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, Art Jakarta Scene menampilkan pameran karya seni rupa dari Ace House Collective, Atreyu Moniaga Project, Cemeti-Institute for Art and Society, Jakarta Biennale, Jatiwangi Art Factory, Komunitas Seni Sakato, Makassar Biennale, Milisifilem Collective, NalarRoepa Ruang Seni, Yayasan Biennale Jogja, dan sebasgainya.

Oppo Art Jakarta Virtual 2020 mendapat dukungan penuh dari swasta dan pemerintah. “Ini art fair virtual pertama yang sepenuhnya virtual di Indonesia. Kami dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mendukung penuh kegiatan ini dan sangat berterima kasih, karena inovasi saat ini sangat diperlukan untuk membuat kegiatan kebudayaan tetap bertahan. Pelaksanaan Art Jakarta tahun ini bentuk inovasi itu,” jelas Hilmar Farid, DIrjen Kebudayaan Kemendikbud.

OPPO Art Jakarta Virtual 2020 berlangsung selama 2 bulan, mulai 19 Oktober hingga 15 Desember 2020. Kami mengajak Anda mengunjungi dan menikmati beragam karya seni rupa di www.artjakarta.com.