Operasi Lilin Semeru Libatkan 800 Personel Gabungan

Malang Raya

NOTULA – Operasi Lilin Semeru 2020 yang rutin dilaksanakan setiap tahun, kali ini dilaksanakan lebih ketat, melibatkan 800 personel.

Personel gabungan itu terdiri dari Polres Malang Kota, Brimob, Kodim, Satpol PP, dan Dishub. Selain itu juga melibatkan Dinas Kesehatan, Satgas Covid dan sejumlah Ormas.

“Ibadah Natal tahun ini berbeda, kami imbau melaksanakan secara virtual di kediaman masing-masing. Tapi memang ada umat yang ingin melaksanakan di gereja, kami imbau jumlah jemaah dibatasi,” tutur Kapolresta Malang, Kombes Pol Leonardus Simarmata, Jumat (18/12/20), di Mapolresta Malang.

Operasi dilaksanakan selama 15 hari, mulai 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.

Selain itu juga didirikan pos pemantauan, antara lain di Kayutangan, Katedral Ijen, dan Santo Albertus (SMA Dempo). Selain itu dua lagi yakni di Graha Kencana/Adi Putro, dan Exit Tol Madyapuro.

“Kami tekankan, tidak ada yang melakukan perayaan malam Tahun Baru, kerumunan-kerumunan massa. Kalau masih ada yang melakukan itu, termasuk tempat-tempat hiburan, hotel, dll, kami bersama Satgas akan turun untuk menegakkan hukum,” tegasnya.

Dijelaskan juga, seluruh anggota, khususnya di pos-pos, diberi senjata laras Panjang, dan bila ada hal mencurigakan seperti upaya teror, akan langsung dilakukan tindakan tegas.