Operasi Gabungan Satgas Covid-19 Kota Malang, 7 Tempat Usaha Bandel di-BAP

Malang Raya, NOT-TV

NOTULA – Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah diberlakukan sejak 11 hingga 25 Januari 2021, tetapi masih ada saja sebagian masyarakat yang nekad begerombol atau tetap membuka usahanya.

Berbagai modus juga dilakukan untuk mengelabuhi petugas, misalnya mematikan lampu, padahal di dalam masih ada kegiatan.

Kapolresta Malang, Kombes Pol Leo Simarmata dan institusi terkait terjun langsung pada operasi gabungan. (Foto: notulanews)

Fakta itu terungkap saat dilakukan operasi gabungan, Senin (12/1/21) malam, di sejumlah Kawasan di Kota Malang. Hasilnya, 7 tempat usaha yang nekat beroperasi pun harus di-BAP (Berita Aara Pemeriksaan).

Patroli gabungan skala besar kali ini melibatkan jajaran Polresta Malang, Kodim 0833, Satpol PP serta Dishub. Mereka menyisir seluruh Kawasan Kota Malang selepas pukul 22.00 WIB.

Alhasil, masih banyak tempat usaha buka, bahkan terkesan mengelabuhi petugas dengan mematikan lampu saat rombongan operasi gabungan melintas. Tapi saat didatangi, ternyata di dalam masih banyak pembeli yang nongkrong dan kumpul-kumpul.

Tanpa babibu, petugas langsung memerintahkan pemilik usaha untuk menutup langsung. Sementara itu ada perlakuan berbeda untuk usaha kaki lima yang mayorutas penjual makanan. Petugas tetap memberi toleransi dengan sistem bungkus atau take away.

Tetapi tindakan tegas diberlakukan pada tempat usaha yang berdalih tidak mendapat sosialisasi jam malam, bahkan terkesan mengabaikan aturan PPKM.

Terhadap mereka, petugas Satpol PP langsung memberlakukan BAP. Total ada 7 pelaku usaha yang dikenai BAP.

Operasi gabungan juga menyasar kalangan masyarakat yang kedapatan tidak mengenakan masker. Kepada mereka juga diberikan Tindakan proporsional.

Satgas Covid-19 Kota Malang berharap masyarakat mematuhi protokol kesehatan serta mengikuti peraturan yang ada, selama PPKM berlangsung hingga 25 Januari mendatang, demi menekan dan memutus persebaran virus Corona (Covid-19).