Omzet Handphone Bekas Turun sejak Pandemi

Ekbis

NOTULA – Sejak masa pandemi Covid-19 omzet jual beli handphone second (bekas) di Malang melorot tajam.

Para pelaku usaha jual beli handphone bekas mengaku merasakan dampak yang luar biasa dari pandemi ini.

Yeni Ramanda, salah satu pelaku usaha, mengaku, omzetnya mengalami penurunan hingga 40 persen.

Ditemui di salah satu pusat jual beli handphone second terbesar di Malang, Jumat (30/10/20), dia mengisahkan sepinya transaksi.

“Sedangkan kewajiban angsuran berbagai kebutuhan pribadi masih tetap jalan,” tuturnya.

Karena aturan physical dan social distancing, sambungnya, jumlah pengunjung juga melorot tajam.

“Menyiasati itu ya harus kreatif, saya promosi lewat media sosial. Kalaupun ada transaksi ya lewat media sosial,” pungkasnya.

Ia juga menambahkan Pemerintah lebih tau apa yang harus dilakukan agar masyarakatnya kembali bangkit ditengah Pandemi Covid 19.