Nasir Djamil: Papua Jangan Bernasib seperti Timor Timur

Nasional

NOTULA – Berbagai kalangan mendesak pemerintah Indonesia segera mengambil langkah strategis perihal deklarasi pemerintahan sementara Papua Barat oleh Benny Wenda.

Tak sedikit yang berpendapat bahwa Benny Wenda bukan warganegara Indonesia, sebab itu tidak memiliki hak untuk memerdekakan wilayah NKRI, terlebih membuat sebuah pemerintahan yang dianggap tidak akan bisa diterima secara hukum internasional.

Menyikapi itu, anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Nasir Djamil, menyampaikan, deklarasi yang dilakukan Benny Wenda kental dengan unsur campur tangan asing yang bertujuan merusak dan memperkeruh suasana di Papua.

“Intinya, jangan anggap sepele gejolak yang ada di Papua saat ini. Kita punya pelajaran berharga soal lepasnya Timor Timur dari NKRI,” Nasir mengingatkan, Kamis (3/12/20).

Seperti dikutip dari RMOL.id, legislator asal Aceh itu meminta agar pemerintah RI mengajak dialog masyarakat Papua seperti pada saat kampanye pemilihan presiden (Pilpres) 2019 lalu.

“Ajaklah masyarakat Papua dialog, seperti presiden berdialog dengan mereka saat Pilpres lalu. Bukankah presiden juga sudah beberapa kali mengunjungi Papua,” dia balik bertanya.

“Publik juga ingin tahu mengapa begitu sulitnya pemerintah mewujudkan keamanan yang permanen dan kesejahteraan masyarakat Papua,” tutupnya.