Nadiem Dinilai Tak Punya Kapasitas dan Kapabilitas untuk Jabatan Mendikbud

Nasional

NOTULA – Mendikbud Nadiem Makarim diniliai tak punya kapasitas dan kapabilitas untuk jabatan Menteri pendidikan. Pernyataan itu disampaikan politisi Partai Golkar, Andi Harianto Sinulingga, dalam diskusi virtual Polemik Trijaya FM, Sabtu (10/4/21).

Sebab itu, penempatan Nadiem Makarim sebagai menteri pendidikan dan kebudayaan (Mendikbud) dinilai tidak tepat.

Dia melihat Nadiem tidak punya kapabilitas dan kapasitas untuk memanajemen persoalan pendidikan, akan tetapi cendrung ke bidang pengembangan teknologi digital saja.

“Memang Nadiem itu orang cerdas, dia pendiri Gojek, anak yang kreatif, tapi enggak tepat dimasukkan ke situ (Mendikbud), karena teknologi itu hanya tools pendidikan,” tegasnya.

“Kalau bagaimana sistem pendidikan ini dibangun melalui teknologi yang canggih seperti yang dikuasai Nadiem, maka dia orang tepat. Masalahnya sampai hari ini kita belum melihat itu,” sambungnya.

Mantan Ketua DPP Partai Golkar itu juga berpendapat, memilih menteri yang cocok bukan sekadar dilihat dari bobot dan kapasitas di bidang yang dia tekuni, tetapi lebih penting kiranya juga melihat unsur politiknya.

Sebab itu, Andi memandang penempatan menteri di periode kedua Presiden Jokowi sekarang ini menjadi persoalan cukup serius. Bahkan dia bertanya, apakah ini sebuah eksperimen yang sengaja dibuat untuk mencapai satu tujuan tertentu?

“Eksperimen-eksperimen seperti ini apakah memang Pak Jokowi ingin gimiknya, atau mungkin ingin substansinya?” tanya Andi.

“Nah, ini kan muncul pertanyaan dari kita-kita, supaya kapasitas menteri itu ya memang berbobot, punya record, punya rekam jejak,” pungkasnya.