Musrenbangcam Kedungkandang, dari Exit Tol hingga Ibukota ke-2 Kota Malang

Malang Raya

NOTULA – Anggota DPRD Kota Malang, Suryadi SPd, sepakat dengan wacana menjadikan Kecamatan Kedungkandang sebagai ibukota ke-2 Kota Malang. Menurutnya, hal itu harus ditindaklanjuti dengan pendayagunaan semua potensi yang ada, termasuk wisata.

Pernyataan itu disampaikan Suryadi pada forum Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Kedungkandang, Kamis (4/2/21), sebagai tindaklanjut penyampaian arah kebijakan pembangunan pada peserta Musrenbangcam oleh walikota secara virtual.

Kepada peserta Musrenbangcam, Suryadi mengurai bagaimana menggali potensi pariwisata yang ada di Kedungkandang, seperti kampung tematik, makam Ki Ageng Gribig, Wisata Air Rolak, Wisata Air Tawar, Kampung Topeng, termasuk Islamic Center, perkantoran terpadu, Gor Ken Arok, dan akses exit tol yang jadi pintu gerbang masuk ke Kota Malang.

Wacana pembangunan alun-alun kecamatan seperti diwacanakan walikota, dinilai Suryadi cukup positif, karena bisa mendorong peningkatkan mobilitas wisatawan, sehingga ekonomi masyarakat tumbuh.

Dalam hal Pendidikan, masih luasnya wilayah Kedungkandang, sangat memungkinkan untuk terus didayagunakan, mulai tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Saat ini beberapa kampus juga sudah eksis di wilayah itu, Seperti Universitas Wisnuwardhana dan Universitas Negeri Malang.

Kota Malang yang dipandang sebagai jantungnya Jawa Timur, sambung Suryadi, secara potensi cukup mendukung dijadikan lokomotif ekonomi kreatif, dan saat ini UMKM, pelaku usaha di Kedungkandang sudah mulai menangkap peluang-peluang itu.

Keberadaan exit tol, kata dia lagi, juga harus disikapi secara mutual, misalnya dengan mendirikan tempat-tempat yang bisa menjadi tempat transit yang produktif dengan mendayagunakan perdagangan dan jasa.

“Jadi transitnya di Kota Malang, selanjutnya silahkan pariwisatanya ke Kota Batu atau Kabupaten Malang. Tapi bermalamnya di Kota Malang,” tukasnya.

Suryadi yang juga Ketua Karang Taruna Kota Malang itu juga mengatakan, dengan menggali potensi pemuda yang kreatif, inovatif dan visioner, dia yakin rencana pembangunan potensi di Kedungkandang bisa diwujudkan.