Mulai April, Tilang Eletronik Berlaku di Tol Trans Jawa dan Sumatera

Nasional

NOTULA – Polri mulai memberlakukan penerapan tilang eletronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di tol Trans Jawa dan Tol Trans Sumatera, efektif per April 2022.

Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Aan Suhanan, memastikan, sosialisasi sudah digelar sejak awal Maret lalu, dam ada dua jenis pelanggaran yang diberlakukan.

“Yang pertama pelanggaran overload di tol Trans Jabar, yang kedua pelanggran overspeed di tol Trans Jawa dan Trans Sumatera,” tegas Brigjen Aan, dalam keterangannya, Senin (28//3/22).

Dia juga mengatakan, mulai Jumat (1/4/22) akan ada 244 kamera ETLE Nasional Presisi yang mulai diimplementasikan. Dia juga merinci mekanisme penindakan yang bakal diterapkan Korlantas Polri.

“Jadi, setelah di-capture pelanggaran overload maupun overspeed, selanjutnya masuk ke back office Korlantas,” katanya, seperti dikutip dari rmol.id.

“Dari back office diproses, divalidasi, dan diverifikasi. Setelah diverifikasi ini, layak untuk dikirim surat konfirmasi, baik secara fisik maupun melalui web yang ada,” sambungnya.

Ditambahkan juga, masyarakat yang telah mengunduh web tentang ETLE bakal mendapat notifikasi jika melakukan pelanggaran. Jika tidak, surat konfirmasi pelanggaran bakal dikirim ke alamat kendaraan.

“Setelah ada konfirmasi, kewajiban selanjutnya adalah membayar denda tilang. Denda maksimal yang sudah ditentukan itu dibayar melalui rekening Briva,” kata dia.

Aan berharap ETLE bisa membantu kepolisian menegakkan hukum lalu lintas. Di samping itu, penerapan ETLE juga sebagai upaya pencegahan kecelakaan.

“Tidak ada korban jiwa dengan melakukan pelanggaran overload maupun overspeed. Karena data kita yang ada overload maupun overspeed ini 80 persen mengakibatkan fatalitas korban kecelakaan yang tinggi,” tutur Aan.

“Artinya, masyarakat diimbau tidak melakukan pelanggaran overload maupun overspeed, karena fatalitasnya tinggi,” pungkasnya.