Minta Juliari Batubara Cs Dihukum Mati, Anak Jalanan Datangi KPK

Nasional

NOTULA – Desakan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjerat hukuman mati kepada Juliari Peter Batubara (JPB) dan tersangka lain yang terlibat kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (Bansos) Covid-19, terus menguat.

Kali ini desakan disampaikan Aliansi Anak Jalanan, yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (12/1/21).

“Sebagai masyarakat kecil, kami menilai perbuatan tersangka Juliari telah merampas hak-hak rakyat miskin yang sedang mengalami masa-masa sulit selama pandemi Covid-19,” jelas koordinator aksi, Tugabus Fahmi.

Dia berpendapat, di tengah kondisi sulit ini, banyak masyarakat terpapar Covid-19 hingga berkurang dan sampai kehilangan mata pencaharian. Sehingga, bantuan dari pemerintah sangat berarti bagi kehidupan masyarakat.

Sayangnya, bantuan itu justru dikorupsi petinggi seperti Juliari yang saat itu menjabat sebagai Menteri Sosial.

“Perbuatan Juliari sebagai Menteri Sosial itu jelas sangat menyakiti rakyat miskin, sangat biadab dan bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Karena itu, kami menuntut hukuman mati kepada Juliari dan tersangka korupsi Bansos lainnya,” tegas Fahmi.

Saat menggelar aksi, selain membawa atribut, Aliansi Anak Jalanan ini juga menampilkan atraksi dengan alat musik yang biasa digunakan untuk mengamen.

Aliansi Anak Jalanan juga membuat petisi yang disebarkan kepada masyarakat yang menuntut agar Juliari dihukum mati.

“Target kami, dalam waktu satu bulan sejak disebarkan, petisi dapat mengumpulkan satu juta dukungan petisi,” pungkasnya, seperti dikutip dari RMOL.id.