Menpora Imam Nahrawi Dipastikan Masuk Daftar Periksa KPK

Nasional

NOTULA – Menteri Pemuda dan Olah Raga, Imam Nahrawi, dipastikan masuk dalam daftar pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menyusul operasi tangkap tangan (OTT) terkait suap dana hibah dari Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI).

“Pemeriksaannya sudah pasti. (Imam Nahrawi) pasti diklarifikasi, pasti diperiksa,” jelas Ketua KPK, Agus Rahardjo, di kantornya, Jakarta, Jumat (28/12) malam.

Namun Agus mengelak saat ditanya apakah pengetahuan Imam soal hibah itu dapat berujung pada penetapannya sebagai tersangka. “Anda tunggu saja. Jangan di-declare di sini, tunggu saja,” pintanya.

Seperti diberitakan, dari penangkapan di Kemenpora, KPK menetapkan lima tersangka, tiga diantaranya penerima suap, yakni Deputi IV Kemenpora Mulyana, PPK Kemenpora Adhi Purnama dan Staf Kemenpora Eko Triyanto.

Sementara Sebagai pemberi suap adalah Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy dan Bendahara Umum KONI Jhoni E Awuy.

Alat bukti yang diamankan KPK berupa uang tunai Rp 318 juta, buku tabungan, kartu ATM dengan saldo Rp 100 juta, satu unit mobil Chevrolet dan bingkisan uang tunai senilai Rp 7 miliar.