Menlu: Pembantaian di Papua Sangat Tidak Bisa Diterima

Nasional

NOTULA – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan duka cita mendalam untuk para korban pembantaian kelompok separatis bersenjata di Nduga, Papua pada Minggu (2/12) lalu.

“Semoga keluarga korban yang meninggal dunia akibat serangan yang dilakukan di Nduga beberapa hari yang lalu tabah,” ucap Menlu Retno kepada wartawan di Nusa Dua, Bali, Kamis petang (6/11).

Menteri juga mengecam keras aksi penyerangan kelompok separatis bersenjata yang menewaskan 19  pekerja PT Istaka Karya dan seorang prajurit TNI itu.

“Kita tentu sangat mengecam dengan keras tindakan keji itu, dan merupakan satu hal yang sangat tidak dapat diterima. Apalagi menyasar kepada innocent citizen (tidak bersalah),” tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa proyek jalan Trans Papua sepanjang 4.600 harus tetap dianjutkan hingga selesai.