Mengisi Ramadhan, Sutiaji Berburu Literasi di Bayakub

Malang Raya

NOTULA – Warga Kota Malang yang gemar dengan literasi agama Islam pasti familier dengan toko buku Bayakub yang ada di pojok jalan Embong Arab (Jalan Kapten Piere Tendean) ini.

Toko buku yang satu ini memang cukup melegenda dan menjadi rujukan bagi siapa saja yang berminat dengan buku-buku keagamaan (Islam red).

Di tengah-tengah kesibukannya, usai menghadiri rapat persiapan rencana kunjungan Presiden RI terkait peresmian Tol MaPan (Malang-Pandaan), di Balaikota Malang (Minggu, 12/5), Walikota Malang, Sutiaji, menyempatkan waktunya untuk memenuhi hasratnya dalam menggali, menelusuri dan mencari buku-buku keagamaan.

“Ini memang menjadi salah satu rutinitas (hobi) saya. Sejak dulu (masa kuliah) hingga saat ini. Dan salah satu yang sering kali saya kunjungi ya Toko Buku Bayakub ini,” tutur Pak Aji, sapaan akrabnya.

Siang tadi (12/5) Sutiaji mencari literasi tafsir Ibnu Katsir dan tafsir Maudhu’ serta tafsir Syiayah (tafsir politik atau strategi).

Hanya didampingi ajudan, walikota yang hampir setiap subuh didaulat memberikan tausyiah dari masjid ke masjid itu pun terlihat asyik menikmati dunianya (berburu literasi).

Walikota yang sekaligus pengurus NU Kota Malang itu pun menyebut toko-toko buku yang kerap disambanginya selain Bayakub, seperti Toga Mas, Gramedia, dan lainnya.