NOTULA – Memasuki hari kelima pasca pencoblosan, dugaan kesalahan perhitungan suara terus saja bermunculan. Kali ini terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 30, Bojongsari, Depok, Jawa Barat.

Akta itu diungkap warga bernama Muhammad Haswan M Evandirita, melalui akun twitter @HaswanEvan, seperti dikutip dari rmol.co, Senin (22/4).

Menurutnya, berdasar formulir C1, di TPS tersebut, pasangan Prabowo Subianto–Sandiaga Uno mendapatkan 148 suara, sementara pasangan Jokowi-Maruf Amin 63 suara.

Tetapi, informasi yang tertulis di web.kpu.id pasangan 01 justru mendapat 211 suara, sedangkan pasangan 02 hanya meraih 3 suara.

“Tolong rakyat, save suara rakyat,” tulis @HaswanEvan seraya me-mention tweet tersebut kepada @Fahrihamzah @FaldoMaldini @fadlizon @FerdinandHutah2.

Perhitungan suara hasil Pemilu 2019, khususnya pemilihan presidennya memang tengah mendapat sorotan publik secara luas. Banyak sekali dugaan kecurigaan yang dipublikasikan masyarakat melalui media sosial

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sendiri telah menemukan 1.261 laporan kecurangan pada Pemilu 2019 kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Secara terpisah, netizen kembali bongkar dugaan kecurangan juga menyeruak. Tak tanggung-tanggung, Paslon 01 dapat tambahan 700 Suara.

Dugaan kecurangan dalam proses input data C1 ke portal Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) terus terungkap. Kali ini, terjadi di TPS 01 Desa Girimulya, Kecamatan Belitang Jaya, Oku Timur, Sumatera Selatan.

Temuan itu diungkap warganet bernama Indah Putri, pemilik akun Twitter @Budhe_bonbon, Sabtu (21/4). Dalam unggahannya, terungkap, Paslon 01 mendapat tambahan 700 suara di Situng KPU.

Padahal, di formulir C1 jelas tertulis perolehan Paslon 01 Jokowi-Maruf sebesar 71, dan Paslon 02 Prabowo-Sandi memperoleh 73 suara.

Namun, dalam portal Situng KPU Jokowi-Maruf ditulis mendapat suara sebesar 771, dan Prabowo-Sandi tetap mendapat suara 73.

Sementara jumlah suara sah di TPS tersebut, seperti tertulis di formulir C1 hanya 144.

“Maling suara nggak tanggung-tanggung. Di web KPU:71 jadi 771. Paslon 01 ketambahan 700 suara. Lokasi di Oku Timur Sumatera Selatan. Katanya suara nggak bisa dicolong,” tulis @Budhe_bonbon.