Masa Depan Doni Monardo di Militer Sebenarnya Masih Gemilang

Nasional

NOTULA – Sangat disayangkan bila Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas), Letnan TNI Doni Monardo harus pensiun dari TNI, jika ingin tetap menjadi kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo, sangat menyayangkan karir mentereng alumnus Akademi Militer (Akmil) tahun 1985 itu bila harus diakhiri di tengah jalan.

“Untuk karir militer, Doni masih memiliki masa depan gemilang. Karenanya, jabatan kepala BNPB sebaiknya diserahkan kepada sipil saja,” kata Karyono, seperti dikutip dari rmol.co, Rabu (2/1).

Dia juga berpendapat, masih banyak pejabat karir berlatar belakang sipil dari internal BNPB yang berpengalaman dan memiliki kemampuan memimpin instansi yang menangani tanggap darurat bencana alam.

Meski begitu Karyono tidak ingin berspekulasi terlalu jauh meraba-raba alasan pembatalan pelantikan Doni Monardo, walaupun dari segi kemampuan mantan Pangdam III/Siliwangi ini memenuhi syarat untuk menggantikan Laksamana Muda TNI (Purn) Willem Rampangilei.

“Berbagai pengalaman Doni di militer dan keberhasilannya di bidang lingkungan, seperti membentuk Satgas Citarum yang disebut sebagai sungai terkotor di dunia, kini mulai bersih. Tetapi, mungkin karena ada kendala dari aspek yuridis, maka pelantikan itu ditunda atau dibatalkan,” pungkas Karyono.