Manfaatkan Lubang Gapura Kampus, Arifin Sukses Buka Jasa Ahli Kunci

Ekbis

NOTULA – Sejak 1998, Arifin membuka jasa tukang kunci di sebuah ruang sempit gapura kampus Universitas Brawijaya.

Meski menempati pinggir trotoar, Arifin tidak menyerah mencari nafkah. Kendala tidak memiliki modal usaha memaksa ahli kunci ini ngemper di lubang gapura.

Mengaku dapat izin dari pihak keamanan kampus, lelaki bernama lengkap Muhammad Arifin itu mengaku tidak pernah diusik Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Gak usah (surat izin), ini kan wilayahnya UB, jadi aman,” tutur Arifin, sembari menyelesaikan pekerjaannya, Senin (26/10/2020).

Di tempatnya yang sangat sederhana itu dia mengaku memiliki banyak langganan. “Lokasinya kan di pinggir jalan raya, ramai kendaraan,” katanya.

Arifin membuka praktik sebagai ahli kunci mulai 08.00 WIB hingga 17.00 WIB. Warga kawasan Pasar Besar Kota Malang ini juga menerima panggilan perbaikan di tempat.

“Sama UB gak ditarik biaya, mulai 1998 sudah di sini. Tapi belakangan pendapatan turun drastis. Dulu rata-rata Rp 200.000,00 per hari, sekarang kadang Rp 20.000,00, kadang gak dapat,” paparnya.