Made: Soal Pajak Wewenang Bupati, Tapi Saya Siap Upayakan

Malang Raya

NOTULA – Harus diakui, industri pariwisata dan perhotelan menjadi sektor paling terdampak dari pandemic Covid-19. Menyadari itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang berjanji terus memberikan bantuan dan dukungan.

Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Dr Made Arya Wedanthara SH MSi, mengatakan, pihaknya akan terus meyakinkan pemerintah, bahwa hotel di Kabupaten Malang sudah siap menerima wisatawan.

“Restauran juga siap, protokolnya juga sudah siap,” kata Made, usai Sarasehan Pelaku Industri Pariwisata, di El Hotel, Karangploso, Kabupaten Malang, Rabu (18/11/20) malam.

Menurutnya, yang perlu disampaikan kepada masyarakat luar Malang adalah, bahwa destinasi wisata di Kabupaten Malang sudah siap.

Baik hotel, protokol kesehatan, sampai manusianya juga sudah siap menjalankan geliat pariwisata dengan aman dan nyaman.

“Tak hanya satu sisi saja, tapi dua sisi. Sebagai wisatawan siap, sebagai destinasi kita juga siap,” tegasnya.

Terkait pembebasan pajak, menurut Made itu kewenangan Bupati. Tapi dia akan terus mengupayakan dan akan terus melaporkan, bahwa hal ini juga sebagai bentuk upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Nanti juga akan dilaporkan ke pusat, bahwa di Kabupaten Malang PEN ini ada 3, diskon pajak PBB, diskon retribusi pasar, dan diskon pajak hotel. Itu juga sebagai salah satu bentuk kepedulian kita,” sambungnya.

Bapak tiga putra ini juga mengagendakan setiap Sabtu dan Minggu akan memberikan penampilan kebudayaan gratis di hotel yang membutuhkan. Sehingga dua sisi yang saling berkaitan pun bisa sama–sama berjalan seiring.

“Jadi, ketika ada pihak hotel kedatangan tamu, bisa langsung menghubungi Dasparbud untuk didatangkan hiburan. Itu upaya kita, semakin wisatawan terhibur, otomatis menambah okupansi. Disamping itu, industri budaya juga jalan,” tambahnya.

Made juga berharap pemulihan ekonomi bisa segera dilakukan masyarakat. Bagaimanapun juga, efeknya berimbas ke pendapatan negara.

“harapannya ada kesinambungan, kunjungan wisata tetap jalan dan sehat, sementara ekonomi masyarakat juga meningkat,” pungkasnya.