Lewat Lagu, Kapolsek Lawang Menyatu dengan Warga

Malang Raya

NOTULA – Beginilah cara Kapolsek Lawang Kompol Gaguk Sulistyo Budi untuk mengetahui situasi Kamtibmas di wilayahnya. Salah satunya memanfaatkan  potensi seninya untuk saling sapa dan menjaga Kamtibmas.

Seperti dilakukan Minggu (25/11) malam, Gaguk memamerkan suaranya dengan bernyanyi di program cangkrukan Polsek Lawang, di Terminal Wisata Lawang (TWL), Jalan Tawangargo, yang saat ini menjadi panggung ekspresi warga Kecamatan Lawang.

Tidak kurang lima lagu dilantunkam Kapolsek Gaguk, diiringi home band TWL. Di antaranya lagu ”Demi Cinta” Kerispatih. ”Ternyata Pak Kapolsek suka lagu-lagu masa kini,” kata Bastian, drumer TWL band.

Suara merdu Kapolsek Gaguk pun membuat suasana cangkrukan Kamtibmas Polsek Lawang semakin gayeng. Cangkrukan dihadiri Muspika Lawang, komunitas facebook Arek Lawang (Arela), Lawang Rescue, seniman, musisi Lawang, budayawan, komunitas Arek Punk, dan komunitas Lawang Heritage.

Di forum cangkrukan itu Kapolsek menyampaikan program Kapolri sekaligus menyerap keluhan warga terkait Kamtibas.

Menurut Gaguk, perlu sinergi antara petugas kepolisian dengan warga dalam menjaga Kamtibmas wilayah. Jumlah anggotanya, menurut dia, tak sebanding dengan jumlah penduduk Kecamatan Lawang yang berjumlah sekitar 105 ribu orang.

Karena itu, untuk menjaga Kamtibmas wilayah perlu peran serta warga masyarakat. Jika warga peduli, tingkat kriminalitas bisa ditekan.

Gaguk memberi contoh keberhasilan petugas Polsek Lawang menangkap buron kasus teror di Bangil Pasuruan. ”Infonya kami dapatkan dari komunitas facebook Arela. Ini prestasi bagi Arela,” ungkapnya.

Sebagai pimpinan Kepolisian Sektor Lawang, Gaguk sangat mendukung segala aktifitas di TWL yang semakin bersih dan tidak kumuh. ”Jadikan tempat ini untuk  media komunikasi positip. Jangan mudah terpengaruh berita hoax yang belum jelas sumbernya. Tetap waspada menghadapi Pilpres dan Pileg 2019,” tuturnya.

Terminal Wisata Lawang sebelumnya merupakan Pujasera yang menyatu dengan pedagang burung. Enam bulan lalu Pemkab Malang merevitalisasi  menjadi kawasan terminal wisata.

Setiap Sabtu malam, para musisi, seniman, budayawan, berekspresi di TWL. Sedangkan hari Minggu digunakan ekspresi wisata sehat dan tempat dolanan jadoel.

Daya Sundara, salah satu penggagas ekspresi seni di TWL menyampaikan rasa terima kasih kepada petugas kepolisian yang mendukung segala aktifitas di TWL.
Di acara cangkrukan, Daya Sundara yang juga owner PT Exel Mandiri  berkomitmen akan menyisihkan penghasilannya untuk membangun Lawang menjadi daerah wisata yang bermartabat.

Komitmen juga disampaikan Chussy dari komunitas Lawang Rescue dan pembina anak punk. ”Kami siap membantu program Pak Kapolsek untuk ikut menjaga kamtibmas di Lawang,” kata Chussy.