Kuasa Hukum: Ada yang Ingin Bungkam Dakwah Habib Bahar

Nasional

NOTULA – Diduga ada pihak yang ingin membungkam dakwah pendiri Majelis Pembela Rasulullah, Habib Muhammad Bahar bin Ali bin Smith, yang kritis kepada pemerintah.

Suasana itu dapat dilihat dari proses hukum di kepolisian yang terkesan dipaksakan dan dikebut.

Demikian dikatakan Ketua Tim Advokasi Habib Bahar, Aziz Yanuar, dalan keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (6/12).

“Proses hukum terhadap Habib Bahar terkesan dipaksakan dan sengaja dipercepat, seolah ada pihak yang berkeinginan cepat menjebloskan Habib Bahar ke penjara dan membungkam dakwah-dakwahnya,” katanya.

Dia juga menduga, upaya pembungkaman itu dilakukan karena dakwah Habib Bahar memang dikenal keras dalam mengeritik pemerintahan Joko Widodo.

“Perlakuan yang diterima Habib Bahar tidak lepas dari posisi Habib Bahar yang mengeritik rezim yang melakukan kedzaliman,” pungkasnya, seperti dikutip dari rmol.co.

Habib Bahar Bin Smith dilaporkan ke kepolisian lantaran konten ceramahnya yang dianggap mengarah pada ujaran kebencian dan penghinaan. Dalam ceramahnya, Bahar menyebut Presiden Joko Widodo banci dan haid.

Seperti diberitakan, Bahar dilaporkan oleh Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid.