KRL KKN Desak KPK Usut Gibran dan Kaesang

Nasional

NOTULA – Massa berjumlah ribuan orang dari berbagai elemen, bakal mendatangi Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan, mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut tuntas kasus dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di lingkaran Istana.

Ribuan orang yang akan menggelar aksi unjuk rasa itu terdiri dari mahasiswa dari berbagai elemen gerakan, akademisi, buruh, petani, profesional 98, korban tambang, emak-emak dan lain-lain, yang tergabung dalam Komite Rakyat Lawan KKN (KRL KKN).

Menurut Humas KRL KKN, Edysa Girsang, ribuan massa aksi dari berbagai elemen masyarakat itu akan menggelar unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih KPK pada Selasa (22/3/22) siang.

“Kami, Komite Rakyat Lawan Korupsi Kolusi Nepotisme (KRL KKN) mengundang jurnalis untuk meliput agenda aksi penting ini. Mengapa penting? Karena kami mendorong KPK untuk membongkar KKN terkait keluarga Istana yang sempat ramai Januari lalu,” jelas Edysa Girsang, seperti dikutip dari rmol.id, Senin (21/3/22).

Yang dimaksudkan kasus dugaan KKN di lingkaran Istana, salah satunya laporan dari dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun, yang melaporkan dua putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming Raka.

Selain itu juga terkait bisnis PCR yang disebut melibatkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, dan beberapa kasus lainnya, termasuk mengusut kembali kasus “kardus durian” yang diduga melibatkan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

“Menurut estimasi kami, seribuan orang (ikut aksi unjuk rasa). Titik beratnya ke kasus dua pangeran (Kaesang dan Gibran),” pungkas Edysa.