KPU Pastikan Surat Suara Tak Dicetak di China

Nasional

NOTULA – Spekulasi terkait surat suara Pemilu 2019 dicetak di China dibantah Komisi Pemilihan Umum (KPU). Komisioner KPU, Ilham Saputra, memberikan bantahaanya, di sela meninjau pencetakan surat suara di Jakarta, Minggu (20/1).

“Kami tegaskan, tidak ada surat suara yang dicetak di China, nggak ada, semua di Indonesia,” tegas Ilham, sembari mengatakan, seluruh pencetakan dilakukan konsorsium dalam negeri dengan kualitas sesuai standar.

Dia juga memastikan, kualitas (pencetakan) sesuai nilai kontrak kita. Hari ini (Minggu, 20/1) dimulai pencetakan surat suara secara serentak di Jakarta, Surabaya dan Makassar.

Ada 6 perusahaan, terdiri dari lima konsorsium dan 1 perseroan terbatas yang memegang hak pencetakan surat suara.

Keenam perusahaan itu di antaranya PT Aksara Grafika Pratama sebanyak 68.176.374 surat suara, PT Balai Pustaka sebanyak 137.894.529 surat suara, PT Gramedia 292.019.984, dan PT Temprina Media Grafika 25.019.544 surat suara.

Kemudian PT Puri Panca Puji Bangun 107.714.90 surat suara dan PT Adi Perkasa Makasar 77.054.270 surat suara. Total yang dicetak 939.879.651 surat suara.