KPU Dinilai Tak Netral, DKPP Harus Turun Tangan

Nasional

NOTULA – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) diminta turun tangan atas pembatalan pemaparan visi misi pasangan calon presiden oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Presidium Persatuan Pergerakan (PP), Andrianto, melihat ada banyak kejanggalan sejak KPU dipimpin Arief Budiman. Seperti, terlalu reaktif menyikapi hoax surat suara dan pembatalan penyampaian visi misi Capres-Cawapres yang sedianya digelar 9 Januari.

“Dari awal KPU kok bisa seolah-olah disetir kubu petahana. Seharusnya KPU solid ikuti tahapan Pemilu,” tegasnya, seperti dikutip dari rmol.co, Sabtu (5/1).

Menurut dia, penyampaian visi dan misi langsung oleh pasangan Capres merupakan hal yang sangat mendasar atau fundamental.

“Jika hal yang fundamental gampang ditekuk kubu petahana, wajar publik menyangsikan netralitas KPU,” tegasnya lagi.

Sebab itu dia meminta DKPP segera memeriksa dugaan sikap tidak netral KPU sebagai panitia pesta demokrasi lima tahunan.

“Bila ditemukan kejanggalan mending diganti semua (anggota KPU),” pungkas Andrianto.