NOTULA – Ternyata Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru sebatas mengumumkan perolehan suara Pemilu Serentak 2019 pada Selasa (21/5) dinihari tadi, belum menetapkan Paslon (pasangan calon) pemenang Pilpres.

Salah satu Komisioner KPU, Hasyim Asyari, menjelaskan, pihaknya memang belum melakukan penetapan pasangan calon pemenang Pilpres.

Lebih lanjut dijelaskan, dalam tahapan pengumuman Pemilu, KPU memiliki tiga item yang harus ditetapkan. Ketiga item itu meliputi perolehan suara, perolehan kursi, dan pasangan calon pemenang.

“SK KPU 987/2019 tanggal 21 Mei 2019 adalah Penetapan Hasil Pemilu secara nasional, berupa perolehan suara,” ujar Hasyim kepada wartawan, Selasa (21/5).

Sedang untuk dua item lainnya, kata Hasyim, masih akan menunggu dinamika gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) yang kemungkinan diajukan peserta Pemilu terhadap perolehan suara.

“Nah, dalam jangka waktu 3×24 jam terhitung sejak 21 Mei 2019 jam 1.46 WIB hingga 24 Mei 2019 jam 1.46 WIB merupakan masa pendaftaran gugatan PHPU ke MK,” jelasnya.

Hasyim juga menambahkan, bila dalam jangka waktu tiga hari tidak ada gugatan, KPU segera meminta konfirmasi MK soal hal itu, sebelum akhirnya mengumumkan pemenang Pemilu dan perolehan kursi.

“Dalam hal terdapat gugatan PHPU Pilpres ke MK, maka KPU akan mengikuti proses pemeriksaan dan persidangan MK,” imbuhnya, seperti dikutip dari rmol.co.

“Begitu tuntas persidangan akan diterbitkan putusan MK yang bersifat final dan mengikat (inkracht),” pungkasnya.