KPK Harus Minta Imigrasi Cegah Tjahjo Kumolo ke Luar Negeri

Nasional

NOTULA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta secepatnya mengirim surat cegah atas nama Tjahjo Kumolo ke Imigrasi.

Larangan bepergian ke luar negeri terhadap Tjahjo perlu dilakukan dalam rangka pengembangan kasus korupsi proyek Meikarta yang mulai menyeret namanya.

“KPK mesti sidik (peran) Tjahjo Kumolo. Dia harus segera dicegah,” kata Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto, seperti dikutip dari rmol.co, Senin (14/1).

Nama Mendagri Tjahjo Kumolo muncul pada persidangan dugaan suap perizinan proyek Meikarta, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, Jawa Barat.

Peran mantan Sekjen PDI Perjuangan itu diungkapkan Bupati Bekasi nonaktif yang juga tersangka kasus yang sama, Neneng Hasanah Yasin.

Pada persidangan itu, Neneng mengatakan dirinya diperintah Tjahjo untuk membantu pengurusan perizinan proyek prestisius milik Lippo Group itu.

Menyikapi itu, Andrianto berpendapat, pengakuan Neneng merupakan novum alias bukti baru yang sangat penting. Karenanya dia meminta KPK mendalami peran Tjahjo.

Termasuk soal kemungkinan adanya aliran dana suap yang mengalir ke Tjahjo, sehingga pentolan PDIP itu mengeluarkan perintah kepada Neneng.

“Dugaan keterlibatan Tjahjo layak diusut tuntas. Dari awal kita sudah curiga, kok Meikarta tiba-tiba begitu melesat. Tanpa ada IMB sudah berani promosi,” tukas Andrianto.