KPK Bakal Bongkar Tiga Klaster pada Korupsi KTP-el

Nasional

NOTULA – Lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkomitmen menuntaskan kasus mega korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el).

Menurut Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto, hasil penyelidikan KPK menemukan ada tiga klaster yang diduga turut terlibat dalam mega korupsi ini.

Ketiga klaster itu, kata dia, masing-masing politisi, pejabat pembuat komitmen, dan vendor swasta.

Bila berdasar penyidikan nantinya memunculkan temuan baru, sambung dia, KPK tak segan mengembangkan perkara, demi menetapkan tersangka baru.

“Ya nanti kita lihat, apakah dengan penyidikan yang ini ada hal-hal temuan baru, ya kami memperhatikan,” kata Karyoto kepada wartawan, di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (3/2/22).

Sementara itu, sebelumnya santer diberitakan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hingga Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menerima fee dari proyek KTP-el sewatu menjabat sebagai anggota DPR RI Komisi II.

Padda surat dakwaan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Sugiharto, dan mantan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Irman, Ganjar disebut menerima uang panas KTP-el sebesar 520 ribu dolar AS.

Selain Ganjar, seperti dikutip dari rmol.id, Menkumham Yasonna Laoly juga disebut menerima 84 ribu dolar AS.