KPK Amankan Dokumen Perkara Gratifikasi Pemkot Batu

Nasional

NOTULA – Beberapa dokumen perkara dugaan gratifikasi di Pemerintah Kota (Pemkot) Batu 2011-2017 berhasil ditemukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), saat menggeledah dua rumah.

Kepastian itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri. Dua rumah yang digeledah adalah rumah dinas Walikota Batu dan rumah staf pribadi mantan Walikota Batu, di daerah Batu, Jawa Timur.

“Yang sudah diamankan (dari rumah dinas dan staf walikota, Kamis 14 Januari), di antaranya sejumlah dokumen yang terkait perkara ini, yang selanjutnya akan dilakukan verifikasi dan analisis,” jelas Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (15/1/21).

Selanjutnya, sambung dia seperti dikutip dari RMOL.id, setelah dilakukan verifikasi dan analisis, penyidik akan melakukan penyitaan sebagai barang bukti dalam perkara yang hingga kini belum diumumkan tersangkanya itu.

Hal ini sedikit berbeda dengan upaya penggeledahan yang dilakukan pada Rabu (13/1/21) lalu. Saat itu penyidik tidak menemukan barang bukti yang terkait perkara saat menggeledah Toko Nusantara di Kota Batu.

Seperti diberitakan, rumah dinas Walikota Batu merupakan satu dari sejumlah tempat yang telah digeledah penyidik KPK di wilayah Kota Batu. Beberapa dinas juga tak luput dari penggeledahan yang dilakukan sejak 7 Januari lalu.