KPK: Ada Pihak Lain yang Kecipratan Suap Hibah Kemenpora

Nasional

NOTULA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengisyaratkan sejumlah pihak turut menerima aliran dana hibah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Seperti diketahui, tim penyidik KPK mengungkap suap dana hibah dari Kemenpora kepada KONI dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada pekan lalu.

Dari operasi itu, KPK menetapkan lima tersangka, tiga diantaranya merupakan penerima suap. Mereka adalah Deputi IV Kemenpora, Mulyana; PPK Kemenpora; Adhi Purnama; dan Staf Kemenpora, Eko Triyanto.

Pihak yang diduga pemberi suap adalah Sekretaris Jenderal KONI, Ending Fuad Hamidy; dan Bendahara Umum KONI, Jhoni E Awuy.

Jurubicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan, ada dugaan pihak-pihak di luar nama-nama yang sudah diumumkan turut merasakan uang suap itu.

“Kami menduga ada tersangka yang bersama-sama sejumlah pihak atau yang kami sebut dalam pengumuman (tersangka) itu dan kawan-kawan yang diduga mendapatkan alokasi,” ujar Febri di Jakarta, Jumat (28/12).

Dari operasi senyap itu KPK juga mengamankan sejumlah alat bukti, berupa uang tunai senilai Rp. 318 juta, buku tabungan dan ATM dengan saldo sekitar Rp. 100 juta, satu unit mobil Chevrolet dan bingkisan uang tunai di KONI senilai Rp. 7 miliar.