Konyol, Peraih Revolusi Mental Award Jadi Tersangka KPK

Nasional

NOTULA – Status hukum Direktur Utama Perum Jasa Tirta II (Dirut PJT II), Djoko Saputro, yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menjadi bukti gagalnya revolusi mental pemerintahan Joko Widodo.

Pernyataan itu diungkapkan Politisi Partai Gerindra, Ferry Juliantono. Menurutnya, Djoko yang menjadi tersangka kasus korupsi pengadaan pekerjaan jasa konsultasi itu sebelumnya meraih penghargaan Revolusi Mental Award sebagai salah satu The Best Leader.

“Ini konyol namanya. Peraih penghargaan kini menjadi tersangka di KPK. Pertanyaannya, bagaimana kinerja oknum BUMN lain yang tidak mendapat perhargaan?” tegas Ferry Juliantono, dalam keterangannya, Senin (10/12).

Anugerah Revolusi Mental Award diberikan kepada Djoko Saputro pada 25 April 2018, di Hotel JS Luwansa, Jakarta, karena dianggap memiliki Etos Kerja Terbaik Silver Winner. Revolusi Mental Awards 2018 diadakan oleh Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) dan BUMN Track.

“Revolusi mental kan selama ini hanya slogan. Saat kampanye 2014 saya ingat betul, ini slogan yang sangat dimuliakan oleh Jokowi, tapi ternyata revolusinya mental,” selorohnya, seperti dikutip dari rmol.co.