KONI Kota Malang Rindu Pusat Latihan

Malang Raya

NOTULA – Ketidaktersediaan pusat latihan cabang olahraga menjadi salah satu kendala. Padahal Juli 2019 KONI Kota Malang harus mengirim atletnya ke Porprov (Pekan Olah Raga Provinsi).

Belum lagi target KONI yang mematok target juara. Di Porprov yang lalu, Kota Malang di posisi runner up.

”Kami akan menggandeng teman-teman TNI yang memiliki sarana latihan. Biar dipakai atlet untuk berlatih. Alhamdulillah, Danrem 083 sangat welcome. Jadi beberapa cabor bisa berlatih disana,” tutur Eddy Wahyono, Ketua KONI Kota Malang.

Tak hanya itu, menurut dia, Cabor (cabang olah raga) juga menggelar latihan di tempat mereka sendiri. Kecuali cabor yang tidak memiliki tempat latihan.

Eddy berharap Pemkot Malang bisa menyediakan sarana pusat latihan.

Di lain sisi, dalam talkshow di Arema TV, sore ini (7/12),dia juga mengatakan, full days school dengan lima hari sekolah juga menjadi kendala, terutama terkait atlet yang berstatus pelajar.

”Memang dilema. Sekolah penting, tapi prestasi juga penting, apalagi bagi pelajar yang sudah serius menjadi atlet. Mereka jadinya capek, karena pulang sekolah sudah sore. Tidak sempat latihan lagi,” tandas Caleg DPR RI dari Partai Perindo ini.

Yang bisa dilakukan KONI, tambah dia, adalah dengan meminta kebijaksanaan kepada sekolah. Terutama jika menghadapi even olahraga.

”Karena banyak juga atlet kita, terutama yang berprestasi dan statusnya masih pelajar. Masa depan mereka di olahraga, masih sangat panjang,” pungkasnya.