Komnas HAM Serahkan Fakta Mutakhir Kasus Novel ke KPK dan Polri

Nasional

NOTULA – IAnsiden penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan seolah menemui jalan buntu. Hingga kini pihak kepolisian tak kunjung mengungkap pelaku maupun aktor di balik penyiraman tersebut.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) bahkan telah membentuk Tim Pemantauan Proses Hukum Kasus Novel Baswedan (TPPHK Novel) dan menyerahkan laporan akhir penyelidikan kepada Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Komnas HAM sudah menyerahkan laporan akhir tim, kepada Polri dan diterima Wakapolri tadi. Kalau ke pimpinan KPK nanti sore,” tutur Wakil Ketua Bidang Eksternal Komnas HAM, Sandrayati Moniaga, usai konferensi pers di Gedung Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/12).

Dikatakan Sandra, laporan itu berisi temuan-temuan serta fakta mutakhir terkait kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

TPPHK Novel dibentuk sejak 6-7 Februari 2018 dan diketuai oleh Sandrayatu Moniaga, Ahmad Taufan Damanik, M Choirul Anam, Romo Franz Magnis Suseno, Munir Mulkan, Alissa Wahid, Bivitri Susanti.