Komnas HAM Diminta Dalami Pembuntutan Habib Rizieq oleh Personel Polda Metro

Nasional

NOTULA – Langkah pembuntutan yang dilakukan personel Polda Metro Jaya terhadap Habib Rizieq Shihab dinilai sebagai tindakan berlebih lantaran, karena hanya terkait kasus pelanggaran protokol kesehatan.

Demikian dikemukakan Ketua Majelis Hukum dan HAM (MHH) Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Trisno Raharjo, pada konferensi pers secara daring, Senin (18/1/21).

Menurutnya, Peraturan Kapolri (Perkap) 6/2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana memang mengatur pembuntutan. Namun pengaturan pembuntutan belum cukup. Di sisi lain, MRS (Muhammad Rizieq Shihab) juga telah dipanggil penyidik, sehingga pasti telah memiliki bukti permulaan.

“(Pembuntutan) ini terasa tidak memiliki tempat yang pas. Saya melihat Komnas HAM perlu melakukan pendalaman berkaitan dengan aspek ini (pembuntutan karena pelanggaran protokol kesehatan),” kata Trisno.

Meski begitu Muhammadiyah mendukung empat rekomendasi Komnas HAM agar kasus KM 50 ini dilanjutkan ke ranah penegakan hukum, dengan mekanisme pengadilan pidana, untuk mendapatkan kebenaran materiil lebih lengkap dan demi menegakkan keadilan.

“Karena itu, pembunuhan terhadap empat anggota laskar FPI seharusnya tidak sekadar pelanggaran HAM biasa, melainkan termasuk kategori pelanggaran HAM berat,” ujar Trisno.

Selanjutnya Muhammadiyah mendesak Komnas HAM mengungkap fakta-fakta dalam kasus ini secara lebih mendalam, investigatif, dan tegas, karena tugas penyelidikan yang telah berjalan terkesan tidak tuntas dalam pengungkapannya, termasuk pengungkapan aktor intelektual di balik penembakan itu.

Presiden Jokowi selaku kepala negara dan kepala pemerintahan juga diminta untuk mendukung poin ketiga, serta memberikan perintah tegas kepada pihak yang berwenang untuk mengungkap aktor intelektual di balik penembakan itu.

“Presiden perlu diingatkan agar jangan sampai kasus tewasnya laskar FPI, sebagai pelanggaran HAM, kemudian menjadi utang masa lampau yang baru, di bawah pemerintahan sekarang,” ucapnya, seperti dikutip dari RMOL.id.