Komitmen Penuntasan Kasus Novel Masuk Materi Debat Pilpres

Nasional

NOTULA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memasukan komitmen penuntasan kasus Novel Baswedan ke dalam materi debat Pemilihan Presiden 2019. Demikian disampaikan Jurubicara KPK, Febri Diansyah, Senin (7/1).

Menurut dia, materi itu (Novel) merupakan usulan wadah pegawai. Wadah pegawai menilai perlindungan terhadap penegak hukum merupakan bagian tak terpisahkan dari pemberantasan korups

“Kami merespons permintaan wadah pegawai untuk masukkan hal itu (penuntasan kasus Novel). Harapannya, kami ingin pelaku penyiram Novel ditemukan tanpa harus menunggu debat,” ungkap Febri.

Novel disiram air keras pada 11 April 2017 silam. Hingga kini kasusnya masih tahap penyelidikan polisi.

Untuk mengantisipasi tidak terulangnya kasus seperti yang dialami Novel, Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif, pada Desember 2018, mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan sistem panic button untuk menjaga pegawainya.

Pegawai dapat mengaktifkan sistem itu bila merasa dalam bahaya. Ketika sistem aktif, lokasi pegawai dan keadaan yang dialaminya akan masuk ke dalam sistem. Dengan begitu, tim keamanan KPK dapat dengan cepat menyusul si pegawai.