NOTULA – Direktorat Tindak Pidana Umum (Ditipidum) Bareskrim Polri mengeluarkan surat Cekal (cegah dan tangkal) ke luar negeri terhadap mantan Kepala Staf Kostrad, Mayjen (Purn) Kivlan Zen.

Ihwal kebenaran surat Cekal itu dipastikan Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra.

“Betul, penyerahan surat panggilan, juga dicegah ke luar negeri,” kata Asep, saat dikonfirmasi, Jumat (10/5).

Perwira menengah melati tiga itu juga menjelaskan, saat diberi surat panggilan, Kivlan Zen sudah berada di Batam, sesaat hendak terbang ke Brunei Darussalam.

“Beliau mau ke Brunei lewat Batam, sudah melalui imigrasi, sudah disampaikan (surat pemanggilan dan pencegahan),” jelas Asep, seperti dikutip dari rmol.co.

Berdasar surat pencekalan yang diterima redaksi, Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim melayangkannya kepada Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) yang ditembuskan kepada Dirjen Imigrasi.

Surat bernomor B3248-Res.1.1.2/V/2019/Bareskrim ditandatangani itu oleh Wadir Tipidum Bareskrim, Kombes Agus Nugroho.