Ketua DPR Khawatir Temuan E-KTP Berceceran Dipolitisir

Nasional

NOTULA – Temuan ribuan kartu tanda penduduk berbasis elektronik (E-KTP) di Kampung Bojong Rangkong Rt 03 Rw 011 Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur, harus diusut tuntas agar tidak dipolitisasi.

Pernyataan itu disampaikan Ketua DPR, Bambang Soesatyo, kepada wartawan, di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin, (9/12).

“Saya juga sudah kontak pihak kepolisian untuk menindaklanjuti dan mengusut sampai tuntas, biar tidak dipolitisasi,” kata Bamsoet, sapaan akrabnya, sembari mengatakan, Mendagri perlu melakukan penyelidikan secara mendalam.

“Kita minta Mendagri untuk melakukan penyelidikan secara mendalam, dibantu oleh penegak hukum atas dasar laporan Kemendagri,” tambahnya.

Soal wacana E-voting pada Pemilu, dia menyatakan setuju diberlakukan sistem pemungutan suara secara elektronik, untuk menghindari politisasi Pemilu, tapi tidak dalam waktu dekat.

“E-Voting tidak mungkin di Pemilu ini, tapi di Pemilu lima tahun ke depan harus sudah dimulai,” kata Bamsoet.

“Jadi menurut saya arahnya sudah harus ke sana. Tantangannya sangat berat tapi harus kita mulai,” pungkasnya.