Kepala Disparbud Pahami Keinginan agar Bus DAMRI Kembali Operasi

Wisata

NOTULA – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Dr Made Arya Wedanthara SH MSi, mengaku bisa memahami tuntutan masyarakat Malang Selatan terkait perlu dioperasikannya Kembali Bus DAMRI Arjosari-Sendangbiru.

“Tentu masyarakat berharap (Bus DAMRI) dioperasikan lagi, karena memang sangat bermanfaat buat memacu kehidupan ekonomi mereka. Tapi saat ini hendaknya bersabar dulu, ada persepsi yang harus disamakan dengan bijaksana,” tuturnya kepada notulanews.com, Jumat (6/11/20).

Dijelaskan, Bus DAMRI Arjosari-Sendangbiru sempat ujicoba operasi pada 15-29 Oktober lalu, dan masyarakat sudah merasakan manfaatnya. Namun pada 30 Oktober berhenti operasional, karena ada protes dari angkutan umum yang merasa tersaingi dan berkurang penghasilannya.

“Padahal tidak ada angkot yang mengantar penumpang sampai ke Sendangbiru. DAMRI ini cuma bus kecil, isinya 30 orang, memang sesuai standar Covid. Tujuannya hanya ke tempat wisata,” tutur Made.

Untuk tarip pulang pergi yang hanya Rp 50 Ribu, sambung Made, jelas sangat bermanfaat, tidak hanya bagi wisatawan, tapi juga masyarakat Malang Selatan, yang sejak pandemi mengalami keterpurukan, karena semua destinasi wisata ditutup

“Saya sudah koordinasi dengan Bu Zuryani, General Manager Damri Malang. Tanggal 16 nanti rapat dengan Dinas Perhubungan juga,” katanya.

Baca Juga :

a

Dia juga menjelaskan, Bus DAMRI ini merupakan subsidi dari pemerintah pusat. “Jadi sangat membantu sekali, baik untuk tempat wisata, wisatawan dan warga sekitarnya,” tambah bapak tiga anak ini.

Selama pandemi, warga Kawasan wisata yang selama ini mengandalkan kehadiran wisatan, benar-benar terpuruk. “Nah, Bus DAMRI ini setidaknya membawa 60 orang wisatawan setiap harinya, tentu membantu perekonomian warga,” katanya lagi.