NOTULA – Banyak yang bertanya, kenapa penetapan pemenang Pemilu diumumkan dinihari (Selasa,20/5)? Ternyata tidak ada alasan khusus dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), kecuali proses rekapitulasi nasional telah selesai.

Penjelasan itu disampaikan Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi, seperti dikutip dari rmol.co, beberaoa sesaat lalu.

Dia menjelaskan, sesuai Pasal 413 UU 7/2017 tentang Pemilu, KPU diberi waktu untuk menetapkan hasil Pemilu paling lambat 35 hari sejak hari pemungutan suara.

“Dengan demikian, 22 Mei merupakan batas akhir dari penetapan hasil Pemilu,” katanya.

Sehingga, ketika KPU menetapkan hasil pemilu pada 21 Mei, itu sudah sesuai dengan jadwal. “Bahkan lebih cepat sehari dari batas akhir. Alhamdulillah,” timpal mantan ketua Bawaslu Banten itu.

Pramono juga memastikan tidak ada maksud khusus di balik penetapan hasil Pemilu di malam hari. Diakui, penetapan lazimnya memang dilakukan setelah rekap nasional selesai.

“Karena Papua, provinsi paling akhir yang dibahas selesai malam itu, maka langsung dilakukan penetapan malam itu juga,” tegasnya.

Pramono mengingatkan, pada Pileg 2014, penetapan pemenang Pemilu dilakukan di akhir waktu yang diberikan. Saat itu penetapan dilakukan pukul 00.00. Artinya, lewat satu menit saja dibutuhkan Perpu untuk mengesahkan pengumuman KPU.

“Jadi memang tergantung kapan waktunya rekapitulasi selesai, bisa langsung ditetapkan. Ini kebetulan selesai dinihari tadi, jadi bisa langsung ditetapkan. Nggak mesti menunggu sampai siang,” pungkasnya.