Kenakan Rompi Oranye dan Borgol, Mensos Juliari Ditahan di Guntur

Nasional

NOTULA – Mulai Minggu (6/12/20) malam ini, Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara (JPB) resmi ditahan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai penerima uang korupsi terkait Bansos Covid-19.

Menurut Ketua KPK, Firli Bahuri, Mensos Juliari dan tersangka Adi Wahyono (AW) selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) Kemensos ditahan hingga 20 hari ke depan.

“Para tersangka ditahan di rutan selama 20 hari, terhitung sejak 6 Desember 2020 sampai 25 Desember 2020,” tutur Firli, di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu sore (6/12).

Selanjutnya Mensos Juliari akan ditahan di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur, sedangkan Adi Wahyono ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Pusat.

Kedua tersangka itu telah menyerahkan diri ke KPK setelah ditetapkan sebagai tersangka. Mensos menyerahkan diri pada Minggu (6/12/20) sekitar pukul 02.50 WIB, sedangkan tersangka Adi Wahyono menyerahkan diri pukul 09.00 WIB.

Seperti dikutip dari RMOL.id, sebelumnya KPK sudah menahan tiga tersangka pada Minggu dini hari (6/12/20), yakni Matheus Joko Santoso (MJS) selaku PPK di Kemensos, sebagai pihak penerima, dan dua pemberi uang, Adrian IM (AIM) selaku swasta dan Harry Sidabuke (HS) selaku swasta.

Juliari disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Sedangkan Adi disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 huruf i UU 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.