Kecurangan Pengusaha Tiongkok di Bali Diduga Karena Ada Pembiaran

Ekbis

NOTULA – Diduga, praktik curang pengusaha pariwisata asal Tiongkok di Pulau Bali disebabkan adanya mafia imigrasi.

Dugaan itu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menduga. Menurutnya, bisa saja ada mafia di kantor Imigrasi.

Mereka diduga sengaja melakukan pembiaran terhadap warga negara Tiongkok yang banyak masuk ke Bali dengan visa turis, namun kenyataannya justru melakukan aktivitas bisnis.

“Ini semua sudah lama terjadi,” kata Arief, seperti dikutip dari rmol.co, Selasa (20/11).

Tak hanya di Bali, dia juga menduga praktik curang semacam ini juga terjadi di kota-kota lain termasuk Jakarta.

“Di Jakarta juga banyak sekali warga negara RRC yang buka toko di Mangga Dua Square, ITC Mangga Dua, Tanah Abang, Glodok dan lain-lain. Mereka aman-aman saja, karena ada jaringan mafia di imigrasi yang main dan dapat setoran,” ungkapnya.

Sebab itu, dia sangat menyesalkan praktik curang yang dilakukan oknum petugas yang bekerja di kantor Imigrasi itu.

“Bukan enggak tegas, tapi melempem, karena memang di situ tempat oknum-oknum pejabat Imigrasi pada ‘panen duit’ dari kegiatan turis RRC yang melakukan aktivitas usaha secara illegal di Indonesia,” pungkasnya.