Kayutangan Ditutup, Anak-anak pun Bal-balan di Jalan

Malang Raya

NOTULA – Pembangunan kawasan heritage di Jalan Basuki Rahmat Kota Malang (Kayutangan), mulai dilakukan, Senin (9/11/20). Kawasan Simpang Rajabali pun ditutup.

Sena

Jalanan yang biasanya diwarnai hiruk pikuk kendaraan bermotor, kini sepi. Rupanya itu menjadi sensasi baru bagi anak-anak di Kawasan itu. Mereka pun menmanfaatkannya untuk bal-balan (sepak bola).

Pemandangan itulah yang mewarnai jalanan yang ditutup, sore tadi. Sekitar 10 anak lebih terlihat tengah asyik bal-balan, memanfaatkan satu ruas jalan.

Mereka tampak sumringah dan antusias bermain bola. Teriakan dan gelak tawa lepas sepasangat mewarnai. Anak-anak itu begitu semangat, walau sesekali harus menghentikan permainan, karena ada kendaraan lewat.

Atraksi anak-anak itu pun mengundang warga sekitar untuk menontonnya. Warga berusia lebih dewasa ternyata juga terhibur dengan atraksi anak-anak itu.

“Senang mas, bisa sepakbola di jalan ini. Biasanya mau jalan aja takut. Sekarang enak, bisa dipakai main bola,” Kata salah satu anak yang mengaku bernama Sena.

Baca Juga :

a