Kapolri Kumpulkan 34 Kapolda dan 493 Kapolres, Ingatkan soal Netralitas

Nasional

NOTULA – Kapolri Jenderal Idham Azis mengumpulkan 34 Kapolda dan 493 Kapolres dalam apel Kasatwil di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (25/11).

Menurut Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, Kapolri Jenderal Idham Azis memberikan arahan tegas kepada seluruh jajarannya, diantaranya terkait penanganan Covid-19.

Kapolri, dikatakan Argo, menginstruksikan kepada para Kasatwil agar tidak ragu-ragu menegakan protokol kesehatan di masyarakat.

“Apel Kasatwil ini berkaitan beberapa hal. Penanganan Covid-19 penekanan pada undang-undang, bahwa para Kapolda harus menegakkan protokol kesehatan, tidak ada keragu-raguan, bersama TNI, Satpol PP dan tokoh masyarakat,” kata Argo kepada wartawan. di Mabes Polri, Jakarta.

Arahan lainnya adalah, para Kapolda dan Kapolres diminta menjaga netralitas, dan itu harga mati dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2020. Jajaran juga diinstruksikan menjaga keamanan saat pesta demokrasi berlangsung.

Argo juga menekankan, bila Kasatwil melanggar hal itu, maka Kapolri tidak akan segan-segan memberikan sanksi disiplin.

Terkait pengamanan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Polri melakukan pengamanan dengan operasi khusus terpusat dengan sandi Opera Lilin, mulai 23 Desember 2020 sampai 4 Januari 2021.

“Operasi Lilin melibatkan 191.534 personel, kemudian membuat 4.216 pos pelayanan dan pos pengamanan. Kami mengedepankan kegiatan simpati, tidak ada represi,” katanya, seperti dikutip dari RMOL.id.

Kapolri, sambung Argo, juga memberikan penjelasan soal pembinaan personel kepolisian, bahwa ada reward and punishmen.

“Sejak kepemimpinan Bapak Idham Azis sampai saat ini, tidak ada jabatan Analis Kebijakan (Anjak), semua personel ditempatkan sesuai kompetensi masing-masing,” pungkas Argo.