Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jabar Dicopot

Nasional

NOTULA – Buntut kerumunan di Petamburan dan Puncak, Kapolri Jenderal Idham Azis akhirnya mencopot Irjen Nana Sudjana dari jabatan Kapolda Metro Jaya, dan Irjen Rudi Sufahriadi sebagai Kapolda Jawa Barat.

Nana Sudjana, orang nomor satu di Polda Metro Jaya, dinilai membiarkan kerumunan tanpa ada tindakan tegas saat Maulid Nabi Muhammad SAW oleh FPI dan akad nikah putri keempat Habib Rizieq Shihab, di Petamburan, Jakarta Pusat.

Sedang Irjen Rudi Sufahriadi dinilai membiarkan kerumunan saat Habib Rizieq menggelar kegiatan di Megamendung, Puncak, Bogor, Jabar. Akibatnya, jalur Puncak macet, lantaran jalan tertutup ribuan jamaah.

“Ada dua Kapolda yang tidak melaksanakan perintah dalam menegakan protokol kesehatan. Maka diberi sanksi berupa pencopotan dari Kapolda Metro Jaya, kemudian Kapolda Jawa Barat,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, kepada wartawan, Senin (16/11).

Menurut Argo, seperti dikutip dari RMOL.id, pencopotan itu berdasarkan Surat Telegram (TR) Kapolri dengan nomor ST/3222/XI/Kep/2020 tanggal 16 November 2020.

Selanjutnya Irjen Nana dimutasi sebagai Kepala Koordinator Staf Ahli Kapolri, dan posisinya digantikan Irjen Fadil Imran, yang sebelumnya Kapolda Jawa Timur.

Sedang Irjen Rudi Sufahradi menduduki jabatan baru sebagai Widiaswara tingkat 1 Lemdiklat Polri. Sedang penggantinya Irjen Ahmad Dofiri, yang sebelumnya menjabat Aslog Kapolri.