Kamala Harris, Keturunan Asia dan Wakil Presiden Wanita Pertama AS

Nasional

NOTULA – Kemenangan Joe Biden pada Pemilu Presiden Amerika Serikat tak lepas dari sosok calon wakil presidennya, Kamala Harris.

 

Atas kemenangan itu, Kamala Harris membuat sederet sejarah baru di Amerika Serikat. Dia wanita pertama, orang kulit hitam pertama, keturunan Asia pertama, yang memenangkan jabatan tertinggi kedua di AS.

 

Tapi, sebenarnya ini bukan kali pertama Harris mendobrak sejarah di negeri Paman Sam. Senator dari California ini pernah menjadi jaksa wilayah wanita pertama di San Francisco dan wanita kulit berwarna pertama California yang terpilih sebagai jaksa agung.

 

Sebab itu, latar belakangnya dalam peradilan pidana dapat membantu pemerintahan Biden menangani masalah kesetaraan rasial dan kepolisian, setelah negara itu dilanda protes tahun ini. Dia diharapkan menjadi penasihat utama dalam nominasi yudisial.

 

Harris yang mengembangkan jaringan penggalangan dana selama tawaran senat dan Gedung Putihnya, telah berperan penting dalam meraup rekor jumlah uang di bulan-bulan penutupan kampanye. Pemilihannya memicu ledakan kegembiraan di basis Demokrat dan di antara para donor partai.

 

“Harris wakil presiden Biden yang paling masuk akal, dia memiliki kemampuan menyatukan koalisi Demokrat lintas garis ras dan generasi, serta mampu meningkatkan antusiasme basis,” kata ahli strategi Demokrat yang pernah bekerja untuk kampanye Hillary Clinton, Joel Payne, seperti dikabarkan Reuters dan dikutip dari RMOL.id.