Kalau Sudah Kampanye Ma’ruf Bukan sebagai Kiai, Tapi Ekonom

Nasional

NOTULA – Berbagai kalangan menganggap Cawapres Joko Widodo, KH Ma’ruf Amin, belum banyak berkampanye sehingga elektabilitas petahan masih stagnan.

Peran Ma’ruf selama ini dinilai masih banyak membangun secara kultural dalam basis keagamaan, dan belum banyak bicara program.

“Kalau Pak Ma’ruf sudah turun kampanye, beliau bukan lagi sebagai kiai, tapi ekonom,” jelas politisi PDIP sekaligus anggota TKN, Budiman Sudjatmiko kepada rmol.co, Selasa (11/12).

Latar belakang pengetahuan Ma’ruf memang merupakan pakar ekonomi syariah. Sehingga nanti program-program yang disampaikannya lebih banyak bersentuhan dengan pembangunan ekonomi syariah.

Budiman juga menambahkan, strategi itu memang dirancang untuk memperkuat program-program Jokowi yang sudah berhasil saat ini, terutama dalam membangun ekonomi mikro.

“Sedangkan Pak Ma’ruf nanti lebih banyak di program makro hingga bagaimana membangun ekonomi pedesaan dan pesantren, karena beliau memang pakarnya di situ,” pungkasnya.