Kalau Memang Partai Wong Cilik, Mestinya PDIP Copot Herman Hery

Nasional

NOTULA – Dugaan keterkaitan anggota DPR RI, Herman Hery, pada kasus dugaan korupsi Bansos harus jadi perhatian PDIP. Bahkan, seharusnya Herman Hery sudah diberhentikan dari kedudukannya di parlemen.

Menyimak investigasi Tempo, nama Herman Hery terseret kasus dugaan suap bantuan sosial (Bansos) Sembako yang telah menjerat Wakil Bendahara Umum PDIP, Juliari Peter Batubara (JPB), saat menjabat sebagai Menteri Sosial.

Bahkan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, mengatakan, seharusnya Herman Hery tak hanya diberhentikan dari jabatan anggota DPR, tapi juga harus dicopot sebagai kader PDIP.

“Tidak semestinya negara ini tunduk pada koruptor, jika terbukti ada keterlibatan Herman Hery dalam rasuah Bansos, seharusnya ia diberhentikan dari jabatan politiknya di parlemen, termasuk pemecatan keanggotaan Parpol,” tegas Dedi, seperti dikutip dari RMOL id, Selasa (26/1/21).

Menurut Dedi, pencopotan dan pemecatan itu perlu dilakukan, untuk menunjukkan komitmen pemberantasan antikorupsi, baik oleh pemerintah mapun parlemen. Atau secara khusus oleh PDIP yang mengklaim diri sebagai partainya wong cilik.

“Karena, jejaring korupsi Juliari ini jelas-jelas kontradiktif dengan kampanye PDIP. Publik sendiri harusnya pandai menilai dan memilih kader Parpol di masa mendatang,” pungkasnya.